Menu Halaman

Sabtu, 04 April 2009

IPA/PLH: Sumber Daya Alam


Sumber daya alam adalah segala sesuatu dari alam yang dimanfaatkan manusia untuk kebutuhan hidupnya.

Berdasarkan jenis bendanya
1. Sumber daya alam hayati
Adalah sumber daya alam yang berupa makhluk hidup.
Contoh : manusia, hewan, tumbuhan.

2. Sumber daya alam non hayati
Adalah sumber daya alam yang berupa benda mati.
Contoh : bahan tambang dan bahan galian.

Berdasarkan asalnya
1.  Sumber daya alam yang berasal dari tumbuhan
  • Contoh beras, sayuran, buah-buahan, serat kapas, peralatan yangbterbuat dari bambu dan rotan, jamu yang terbuat dari tanaman obat.

2. Sumber daya alam yangb berasal dari hewan
  • Contoh telur, daging, wol, minyak ikan, minyak dan kulit ular.

3.  Sumber daya alam yang berasal dari bahan tak hidup
  • Contoh batu bata dan genting yang terbuat dari tanah liat, lantai yang terbuat dari marmer, sendok dan pagar dari besi, toples dari kaca.

Berdasarkan kelestariannya
1. Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui
  • Adalah sumber daya alam yang akan habis jika digunakan terus menerus.
  • Contoh berbagai jenis bahan tambang yang meliputi mineral dan non mineral.

2. Sumber daya alam yang dapat diperbarui
  • Adalah sumber daya alam yang tidak akan habis walau pun terus digunakan.
  • Contoh hewan, tumbuhan yang dapat dikembangbiakkan oleh manusia, air dan udara yang memliki siklus (daur) sehingga tidak akan pernah habis.
Lebih lanjut silakan download disini:

Bhs Indonesia: Unsur-Unsur Intrinsik dalam Karangan


1. Tokoh 
Tokoh adalah orang yang berperan dalam suatu cerita.
Tokoh memiliki sifat dan watak masing-masing.

2. Watak
Watak adalah cara pengarang menggambarkan atau mengembangkan karakter tokoh-tokoh dalam cerita.
Untuk menggambarkan watak seorang tokoh pengarang dapat menggunakan teknik :
  1. Penggambaran secara langsung oleh pengarang, misalnya dengan mengatakan bahwa tokoh itu baik hati, jujur, pemarah dll.
  2. Penggambaran melalui fisik dan perilaku tokoh.
  3. Penggambaran melalui lingkungan kehidupan tokoh.
  4. Penggambaran melalui tata kebahasaan tokoh.
  5. Penggambaran melalui jalan pikiran tokoh.
  6. Penggambaran oleh tokoh lain.
Macam-macam watak :
  1. Tokoh berwatak baik misalnya suka menolong, peyabar, dan pemaaf.
  2. Tokoh berwatak jahat misalnya suka mencuri, menghina, pemarah, dan pendendam.
  3. Tokoh berwatak baik sekaligus berwatak jahat misalnya suka menolong tapi pendendam, penyabar tapi pelit.
Selengkapnya download disini: 

Jumat, 20 Februari 2009

Bahasa Indonesia: Pidato

Pidato adalah menyampaikan sesuatu secara lisan kepada kelompok audiens.
Pidato memiliki unsur-unsur berupa intonasi, gerak-gerik, dan mimik.
Isi yang disampaikan dapat bersifat penyampaian informasi, membujuk atau menghibur audiens.

Bahasa Indonesia: LAPORAN

Laporan adalah karangan yang berisikan paparan peristiwa/kegiatan yang telah dilakukan.
Laporan dapat berupa laporan perjalanan, laporan kegiatan atau laporan pengamatan.
Topik laporan adalah pokok yang dibicarakan atau dibahas dalam laporan

Bahasa Indonesia: SURAT

Surat adalah media komunikasi tulisan antara seseorang atau lembaga dengan seseorang atau lembaga lainnya.

Macam-macam surat :
1. Surat Pribadi
2. Surat Dinas

Kamis, 12 Februari 2009

Bahasa Indonesia: MAJAS (Gaya Bahasa)

Majas adalah gaya bahasa atau bahasa kias untuk melukiskan sesuatu dengan jalan membandingkan, mempertentangkan, mempertautkan, atau mengulangi katanya. Secara garis besar, majas-majas tersebut terbagi ke dalam majas perbandingan, pertentangan, pertautan, dan perulangan.

Jenis-Jenis Majas

1. ALEGORI
Adalah majas perbandingan yang bertautan satu dengan yang lainnya dalam kesatuan yang utuh.

Contoh :
  • Hati-hatilah kamu dalam mendayung bahtera rumah tangga, mengarungi lautan kehidupan yang penuh dengan badai dan gelombang.
  • Apabila suami-istri, antara nahkoda dan juru mudinya itu seia sekata dalam melayarkan bahtera, niscaya ia akan sampai ke pulau tujuan.

Bahasa Indonesia: DRAMA

Drama adalah bentuk karangan yang menggambarkan kehidupan dan watak manusia melalui tingkah laku yang dipentaskan.

Drama juga disebut seni pertunjukkan atau teater.
Sebagai seni sastra drama harus memenuhi syarat-syarat kesusastraan.
Sebagai seni pentas drama harus memperhatikan syarat-syarat pementasan.

Dalam naskah drama selain cerita dialognya bersifat naratif juga dilengkapi dengan petunjuk tentang keadaan panggung petunjuk gerak gerik pelaku dan sebagainya.

Buku Bagus

Jual Jam Original

jual jam tangan original